Jadi Cerdas

Menjadi Pemuda Cerdas

Mengada ada suatu hal dalam urusan agama (Bid'ah)

Leave a Comment

Assalamu'alaikum wr. wb.
Bismillahirrohmaanirrohiim ...

Mungkin banyak orang yang melakuan hal ini, jadi kita sebagai umat muslim harus lebih kritis. Agar dapat mebghindari berbgai hal yang kurang sesuai dengan ajaran islam. Dalam bahasan kita tentang bid'ah, bid'ah adalah mengada ada suatu hal yang berurusan dengan agama. Jadi, amalan yang belum dicontohkan oleh Rosulallah SAW itu termasuk bid'ah. "Dan siapa yang mengamalkan hal tersebut maka amalan tersebut tertolak." hal tersebut pernah disampaikan oleh Rosulallah dalam haditsnya.


Ada hadits lain yang disampaikan Rosulallah SAW di saat khotbah Jum'at.

 => Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Abdul Wahhab  bin Abdul Majid dari Ja'far bin Muhammad dari bapaknya dari Jabir bin Abdullah ia berkata,  bahwasanya; Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyampaikan khutbah, maka  kedua matanya memerah, suaranya lantang, dan semangatnya berkobar-kobar bagaikan  panglima perang yang sedang memberikan komando kepada bala tentaranya. Beliau  bersabda: "Hendaklah kalian selalu waspada di waktu pagi dan petang. Aku diutus,  sementara antara aku dan hari kiamat adalah seperti dua jari ini (yakni jari telunjuk dan jari  tengah)." Kemudian beliau melanjutkan bersabda: "Amma ba'du. Sesungguhnya sebaik-baik  perkataan adalah Kitabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu  'alaihi wasallam. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan dan setiap bid'ah  adalah sesat." Kemudian beliau bersabda: "Aku lebih utama bagi setiap muslim daripada  dirinya sendiri. Karena itu, siapa yang meninggalkan harta, maka harta itu adalah miliki  keluarganya. Sedangkan siapa yang mati dengan meninggalkan hutang atau keluarga yang  terlantar, maka hal itu adalah tanggungjawabku." Dan telah menceritakan kepada kami  Abdu bin Humaid telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad telah menceritakan  kepadaku Sulaiman bin Bilal telah menceritakan kepadaku Ja'far bin Muhammad dari  bapaknya ia berkata; Saya mendengar Jabir bin Abdullah berkata; Isi khutbah Nabi  shallallahu 'alaihi wasallam pada hari Jum'at adalah, beliau memuji Allah, dan membaca puji-  pujian atas-Nya, kemudian berliau menyampaikan khutbah dengan suara yang lantang.  Kemudian ia pun menyebutkan hadits. Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin  Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki' dari Sufyan dari Ja'far dari Bapaknya dari  Jabir berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika berkhotbah, beliau memuji Allah  dan bersyukur kepadaNya kemudian beliau melanjutkan dengan kata; "Barangsiapa yang  Allah memberinya petunjuk, niscaya tidak ada yang akan menyesatkannya, dan barangsiapa  yang sesat, niscaya tidak ada yang menunjukinya, dan sebaik-baik perkataan adalah Kitab  Allah, " kemudian hadits sebagaimana hadits Ats Tsaqafi."  (HR. Muslim)

Jadi sobat muslim, mari kita sebaiknya hati hati dalam melakukan sebuah amalan. Maka dari itu mengapa kita disuruh oleh Allah SWT itu mencari ilmu. Sekian dari kami !!

Wassalamu'alaikum wr. wb.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar