Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Gimana sobat kabarnya? Semoga Allah SWT selalu Merahmati dan Memberkahi kita
Kali ini kita akan membahas tentang “Apakah Rasulallah SAW sudah menganggap kita sebagai umat belau?”
Hal tersebut yang kita pertanyakan juga dalam diri kita “Apakah kita juga sudah pantas sebagai umat Belau?”
Mengapa kita harus mempertanyakannya kepada diri kita? Karena sudah banyak sekarang hal hal yang kita anggap baik, padahal hal (ibadah) tersebut tidak ada syari’atnya. Bahkan ada juga yang menyerupai kaum Yahudi dan Nasrani.
Rasulallah SAW bersabda :
أَخْبَرَنَا حَسَّانُ بْنُ عَطِيِّةَ عَنِ أَبِي مُنِيْبٍ الْجُرَشِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ. [رواه أبو داود]
Artinya: “Telah mengkabarkan pada kami Hassan bin Athiyah dari Abi Munib al-Jurasyi dari Ibnu Umar berkata, bersabda Rasulullah saw: “Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari (golongan) mereka.” [HR. Abu Dawud]
Bahkan sampai sampai ada yang mengrangnya sendiri, padahal Rasulallah SAW tidak pernah mengerjakan dan mensyari’atkannya, begitu juga denga para sahabat. Lalu apakah kita pantas sebagai umat Beliau dan apakah Rasulallah mengannggap kita sebagai umat Beliau jika hal-hal (ibadah) yang kita kerjakan tidak dikerjakan Rasulallah SAW, padahal beliau diperintah langsung oleh Allah untuk mengerjakan segala apapun yang baik dan mengajarkannya kepada umatnya.
Rasulallah SAW bersabda :
Hadits Aisyah Radhiyallahu 'Anha. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Barangsiapa mengada-ada (sesuatu) dalam urusan (agama) kami ini, padahal bukan termasuk bagian di dalamnya, maka dia itu tertolak." [Hadits Riwayat Al-Bukhari 5/301 no. 2697, Muslim 12/61 dan lafadz ini milik Muslim]
Dalam Riwayat Lain:
"Barangsiapa mengamalkan amalan yang tidak ada dasarnya dalam urusan(agama) kami, maka dia akan tertolak." [Hadits Riwayat. Muslim 12/16]
Maka perlu kita tanyakan sekali lagi pada diri kita. Apakah kita sudah pantas sebagai umat beliaau?
Ayo, kita perbaiki amalan kita, sifat kita, peerbuatan kita, ucapakan kita. Dan mari kita mengikuti Sunnah
sunnah Beliau.
Rasulallah SAW bersabda :
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya aku meninggalkan pada kalian dua perkara yang kamu tidak akan sesat selama kamu berpegang teguh kepada keduanya, yaitu : Kitab Allah dan Sunnahku“. [HR. Ibnu Abdil Barr, dalam Al-Istidzkar juz 26, hal. 98]
Wallahua’lam Bishshowab
Semoga Bermanfaat, Insyaallah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Rasulallah SAW bersabda :
BalasHapusHadits Aisyah Radhiyallahu 'Anha. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Barangsiapa mengada-ada (sesuatu) dalam urusan (agama) kami ini, padahal bukan termasuk bagian di dalamnya, maka dia itu tertolak." [Hadits Riwayat Al-Bukhari 5/301 no. 2697, Muslim 12/61 dan lafadz ini milik Muslim]
==================
kalo g salah dalam hadits itu terdapat lafadz "amrina"
kalo boleh tau, dari mana arti "agama" itu d ambil???