Jadi Cerdas

Menjadi Pemuda Cerdas
2 comments
ALLAH DULU BARU IKHTIYAR
Sebelumnya, kita kenalan dulu sama yang memilih dan menggerakkan hamba-Nya untuk membaca artikel ini. Kalau kita bertanya pada kuping kita , niscaya lisan kita menjawab bahwa Allah-lah Rabb kami! Tapi begitu diuji dengan suatu ujian, benarkah Rabb kita adalah Allah.
Mungkin seperti ini contohny, ”Seandainya kalau nggak ada si Fulan, nggak akan lancar rezeki ku.” Hebat banget ya si Fulan ini, bisa melancarkan atau mempersendat rezeki seseorang. Sedangkan kita pasti sepakat kalau yang memberi dan melancarkan rezeki kita itu hanyalah Allah S.W.T. kquote> Oke, sekarang bila kita mau melakukan ikhtiar atau mempunyai hajat apapun kita menuju ALLAH terlebih dahulu. Pertama, coba deh kalau seumpama kita mau jual Laptop, sebelumnya percaya dulu bahwa ALLAH-lah yang bisa ngejual Laptopnya. Lalu kita lakuin dah sholat, kita sholat 2 rokaat, lalu doa deh “ Ya Allah, saya ingin jual Laptop, Laptop ini dari Engkau, Laptop ini dulunya saya lakukan untuk kebaikan, sekarang saya ada kebutuhan, semoga laptop ini laku dengan harga yang sewajarnya dan menjadi berkah Ya Allah.”
Abis itu kita sedekah dah tuh, kita hitung harga Laptopnya seharga 4 juta, oke. Lalu kali 2,5% , kan jadi 100 ribu. Ada nggak uang segitu? Kalau nggak ada, HP punya nggak? jual dah HP pasti cukup dah kalau HPnya pasarannya segitu atau mungkin lebih.Sementara jangan pakai HP dulu. Setelah kita penuhi semua iman sama Allah bahwa yang bisa menjual itu hanyalah Allah, setelah itu kita bawa sholat, kita bawa sedekah, maka sempurna! Kalau udah sempurna, tinggal nunggu waktu dulu, sabar dulu. Kita promosiin juga di FB atau Twitter, kan nggak langsung laku juga? Pasti ada prosesnya juga kan? Nah, lebih baik prosesnya di manfaatin untuk proses sedekah, proses sholat dan proses doa.
Dalam proses itu kalau perlu kita berdoa sama Allah supaya yang beli Laptop kita itu orangnya Sholeh. Bila orang yang beli laptop kita orang yang suka maksiat, lalu laptop kita dimanfaatin untuk perbuatan buruk seperti lihat video atau gambar porno kan juga kita yang repot, kita pun bisa mendapat bagian dosa juga.
Oke, setelah sepekan berlangsung ada teman kita yang nebeng sama kita, padahal dia nggak pernah nebeng sama kita, tapi dia tau kalau kita mau jual laptop, karena dia temen baik dan sekelas pula dengan kita. Setelah berangkat, dia nyuruh kita agar nganterin dia ke temen lamanya dulu. Setelah sampai, ngobrol ngobrol dah tuh temen kita sama temen lamanya.Eh, nggak taunya pas temen kita yang nebeng tadi ngobrol ngobrol sama temen lamanya itu, dia butuh laptop. Subhanallah, pas bangetkan! Kriteria laptop yang dia inginkan pun juga pas dengan laptop yang mau kita jual. Setelah itu,sepakat dah tuh untuk membeli laptop kita yang seharga 4 juta.
Jadi, kesimpulannya carilah Allah dulu sebelum kita ikhtiyar. Jangan ikhtiyar tanpa melibatkan Allah,sambil ikhtiyar ya juga harus di barengi dengan berserah diri kepada Allah.Karena, segala yang terjadi adalah kehendak sang maha menakdirkan yang wajib kita imani. Ya kalau tanpa melibatkan Allah saat ikhtiar, menurut ilmu tauhid, ya SALAH. Maka dari itu, ambil langkah awal dengan menuju kepada ALLAH terlebih dahulu!
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

2 komentar: